Proyek Sistem Distribusi Listrik Terintegrasi untuk Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik

KlienPerusahaan pengelola stasiun pengisian kendaraan listrik di Jakarta, Indonesia
Tanggal pengiriman2024-07-01
Proyek Sistem Distribusi Listrik Terintegrasi untuk Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik

Ringkasan proyek

Proyek ini mencakup pembangunan stasiun pengisian cepat publik di Jalan XX, Jakarta, serta serah terima sistem secara terintegrasi. Ruang lingkup pekerjaan meliputi penyusunan rencana konstruksi, pengurusan persetujuan sambungan listrik, pembangunan atau peningkatan sistem distribusi listrik sesuai kondisi eksisting, instalasi dan commissioning, proses pemberian tegangan (energization), serta pengoperasian 12 unit DC fast charger berdaya 120 kW per unit. Perhitungan kapasitas akses dilakukan berdasarkan koefisien simultan dan strategi pengisian daya yang dikelola (managed charging). Dibandingkan dengan metode penjumlahan langsung berdasarkan kapasitas setiap EV charger, kebutuhan peningkatan kapasitas dapat dikurangi sekitar 30%, sekaligus menyediakan kapasitas cadangan pada busbar dan kabel, mendukung pengembangan menuju pengisian cepat 180 kW. Sistem ini disesuaikan dengan sistem kelistrikan 230/400 V, 50 Hz, serta kondisi lingkungan bersuhu dan berkelembapan tinggi di Indonesia, dilengkapi dengan proteksi berjenjang, SPD level B/C, proteksi arus bocor Tipe A/Tipe B, pengukuran kelas 0.5S, dan kabinet luar ruangan IP54/IP65, serta telah menjalani FAT, SAT, uji tahanan isolasi dan uji tegangan tahan (withstand voltage), kontinuitas pembumian, kenaikan suhu, serta uji burn-in beban penuh sesuai standar IEC. Guna mengatasi keterbatasan kapasitas jaringan listrik, fluktuasi tegangan, serta keterbatasan kemampuan operasi dan pemeliharaan lokal di kawasan perkotaan lama, sistem ini membantu mengurangi risiko trip dan pemadaman listrik melalui penerapan sistem stabilisasi tegangan, konfigurasi alarm jarak jauh, dan pelatihan personel lokal. Langkah ini juga mempercepat proses pengajuan sambungan listrik sehingga sistem dapat mulai beroperasi lebih cepat dari jadwal yang direncanakan.

Kesesuaian untuk Indonesia

Lingkup proyek tidak terbatas pada pengadaan EV charger, tetapi juga mencakup serah terima sistem secara terintegrasi, mulai dari evaluasi kapasitas jaringan, pengajuan sambungan ke PLN, pemilihan peralatan, instalasi dan commissioning, hingga layanan operasi, pemeliharaan, dan dukungan purnajual. Pendekatan ini membantu pemilik proyek menghindari pengadaan ulang akibat ketidaksesuaian kapasitas transformator, rating pemutus incoming, maupun skema metering. Sistem ini disesuaikan dengan sistem tegangan rendah 230/400 V, 50 Hz serta kondisi lingkungan bersuhu dan berkelembapan tinggi di Indonesia, sekaligus menyediakan kapasitas cadangan pada busbar dan kabel untuk mendukung peningkatan pengisian cepat dari 120 kW menjadi 180 kW.

Konfigurasi profesional dan standar

Peralatan pengisian daya dikonfigurasikan sesuai dengan standar IEC yang berlaku untuk rakitan panel tegangan rendah. Sisi AC menggunakan panel distribusi 0,4 kV yang dilengkapi dengan SPD proteksi surja Tipe B/C, proteksi arus bocor Tipe A/Tipe B, serta meter energi kelas 0.5S. Kabinet luar ruangan memiliki tingkat perlindungan IP54/IP65 dan menggunakan baja galvanis berlapis serbuk atau komponen utama dari baja tahan karat 304. Seluruh peralatan menjalani pengujian pabrik yang meliputi uji tahanan isolasi, uji tegangan tahan, uji kontinuitas pembumian, uji kenaikan suhu, dan uji burn-in beban penuh untuk mendukung proses pemeriksaan dan penerimaan sesuai dengan persyaratan SNI, PUIL, dan PLN.

Tabel perbandingan spesifikasi utama

Item KonfigurasiPraktik UmumSpesifikasi dan Nilai Serah Terima Setelah Optimasi
Kapasitas aksesPerencanaan kapasitas berdasarkan setiap EV charger secara terpisahDihitung berdasarkan koefisien simultan untuk 12 unit DC fast charger 120 kW dengan strategi managed charging, sehingga kebutuhan kapasitas dapat dikurangi sekitar 30%
Konfigurasi ProteksiProteksi dasar menggunakan MCCB dan RCDMCCB/ACB dengan proteksi berjenjang, SPD, pemantauan jarak jauh, serta RCD Tipe B , yang sesuai dengan karakteristik arus bocor DC
Dokumen PengujianSertifikat peralatan yangDokumen uji tipe IEC, FAT, SAT, serta dokumen pendukung untuk proses pemeriksaan dan penerimaan sesuai persyaratan PLN dan SNI

Tantangan pengiriman dan solusi

a.Tantangan: Kapasitas sistem distribusi listrik eksisting di Kota Tua Jakarta tidak mencukupi, dan proses persetujuan peningkatan kapasitas PLN memerlukan waktu dan biaya yang relatif besar.

Solusi: Menyediakan evaluasi kapasitas, layanan pendampingan untuk pengajuan sambungan ke PLN, serta sistem pengisian daya yang terkelola. Penjadwalan di luar jam sibuk mengurangi kebutuhan perluasan kapasitas sebesar 30%, dan berpotensi mempercepat proses pengajuan sambungan sebesar 30%.

b.Tantangan: Tegangan jaringan listrik lokal sangat berfluktuasi; pengisian cepat serentak pada beberapa EV charger dapat menyebabkan penurunan tegangan pada busbar dan trip.

Solusi: Menerapkan sistem stabilisasi tegangan cerdas dan mengoptimalkan arsitektur busbar distribusi sehingga membantu mengurangi kejadian trip sebesar 80%.

c.Tantangan: Operator belum memiliki sumber daya operasi dan pemeliharaan lokal yang memadai. Serta memiliki efisiensi penanganan gangguan yang rendah.

Solusi: Membangun platform pemantauan operasi terpadu, menyediakan alarm gangguan otomatis serta fungsi pengaturan ulang jarak jauh, disertai pelatihan bagi personel operasi dan pemeliharaan lokal, meningkatkan efisiensi operasional di lokasi.

Hasil proyek

Biaya konstruksi satu stasiun berkurang sekitar 7% dibandingkan dengan rata-rata industri, dan stasiun mulai beroperasi sekitar 1,5 bulan lebih cepat dari jadwal yang direncanakan. Akurasi pengukuran mencapai Kelas 0,5, sehingga mendukung proses rekonsiliasi pendapatan yang akurat.