Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terapung Berkapasitas Ratusan Ribu Kilowatt Terhubung Jaring di Indonesia Tahun 2026, Mendorong Peningkatan Renovasi Penyesuaian Jaringan Distribusi
2026-06-27 · Pembaruan Industri Distribusi Listrik Indonesia Tahun 2026
Pada tahun 2026, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Karangkades berkapasitas 100.000 kW di Jawa Timur, Indonesia resmi beroperasi komersial dan terhubung jaring. Sebagai proyek pendukung distribusi energi baru terbarukan utama nasional tahun ini, proyek ini sekaligus menyelesaikan renovasi integrasi jaringan distribusi seluruh wilayah, peningkatan gardu induk penaik tegangan, serta pembangunan sistem kendali integrasi jaring pintar, menjadi standar acuan pembangunan fasilitas pendukung distribusi untuk proyek PLTS terapung waduk skala besar di Indonesia.
Indonesia memiliki sumber daya air waduk yang melimpah, sehingga PLTS terapung menjadi jalur utama pengembangan energi baru terbarukan di negara ini. Namun sebagian besar proyek sebelumnya memiliki kendala kapasitas jaringan distribusi lama yang terbatas, penyesuaian integrasi jaring yang buruk, serta kemampuan pengaturan daya yang lemah, sehingga tingkat penyerapan daya surya rendah dan keuntungan proyek terhambat.
Proyek PLTS Terapung Karangkades ini tidak hanya membangun fasilitas pembangkit listrik, tetapi juga fokus melaksanakan peningkatan khusus jaringan distribusi, mengoptimalkan struktur kerangka jaringan distribusi wilayah, menambah peralatan distribusi khusus integrasi energi baru terbarukan, serta membangun sistem pengaturan cerdas keluaran daya surya untuk mengatasi masalah distribusi akibat sifat energi surya yang intermiten dan berfluktuasi.
Pembangkit ini mampu menghasilkan daya rata-rata tahunan sebesar 212 juta kWh. Setelah terhubung jaring, pembangkit dapat menyediakan pasokan energi bersih untuk kebutuhan industri dan masyarakat Jawa Timur. Berkat terlaksananya proyek ini, Indonesia menyusun alur pembangunan standar, standar pemilihan peralatan, serta kriteria penerimaan dan integrasi jaringan skema PLTS terapung + peningkatan jaringan distribusi, yang akan diterapkan secara menyeluruh pada 257 proyek PLTS terapung waduk yang direncanakan di seluruh negeri.
Pelaksanaan konsentrasi proyek sejenis pada tahun 2026 terus mendorong renovasi dan peningkatan jaringan distribusi tingkat dasar di Indonesia, meningkatkan secara signifikan kapasitas jaringan dalam menerima energi bersih, serta mempercepat transformasi hijau industri distribusi listrik.
