Nama kategoriGas-Insulated Metal-Enclosed Switchgear (GIS)KlasifikasiJ10X | RMU Gas-Insulated Ring Main Unit J20X | C-GIS Gas-Insulated Switchgear J30X | GIS Gas-Insulated Switchgear (72,5 kV)
Fitur ProdukPerangkat switchgear terisolasi gas RMU J10X merupakan pilihan terbaik untuk aplikasi distribusi daya; memiliki karakteristik andal, kompak, dan bebas perawatan; solusi RMU dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan.Parameter TeknisTegangan pengenal: GMU-12 = 12 kV; GMU-24 = 24 kV; GMU-40,5 = 40,5 kV;
Frekuensi pengenal: 50 Hz, 60 Hz;
Tegangan tahan frekuensi daya (antar-fasa, fasa–tanah / kontak terbuka): GMU-12 = 42/48 kV; GMU-24 = 65/79 kV; GMU-40,5 = 95/118 kV;
Tegangan tahan impuls petir (antar-fasa, fasa–tanah / kontak terbuka): GMU-12 = 75/85 kV; GMU-24 = 125/145 kV; GMU-40,5 = 185/215 kV;
Arus pengenal: 630 A;
Arus tahan singkat pengenal (arus/waktu): 20/4 kA/s, 25/4 kA/s;
Medium isolasi: SF₆;
Tingkat kebocoran rata-rata tahunan: <0,01%;
Kelas IAC: AFLR/1 s;
Derajat proteksi kotak gas SF₆: IP67;
Derajat proteksi panel depan: IP3X;
Tekanan pengisian pengenal (pada 20°C): GMU-12 = 0,03 MPa; GMU-24 = 0,03 MPa; GMU-40,5 = 0,04 MPa
MerekJST
Detail produk
Aplikasi: Jaringan distribusi PLN Indonesia, kawasan industri, tambang, gardu naik tegangan pembangkit fotovoltaik, gardu induk terbuka/tertutup (switching station), dan mikrogrid pulau.
Fungsi dan Penggunaan: Perangkat switchgear terisolasi gas RMU J10X merupakan solusi unggulan untuk aplikasi distribusi daya, menawarkan keandalan tinggi, ukuran kompak, serta bebas perawatan; solusi RMU dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan aplikasi spesifik.
Konfigurasi Produk: P-288; Tipe RMU; Tegangan pengenal: 12 kV, 24 kV, 40,5 kV; Frekuensi pengenal: 60 Hz; Tegangan pengenal lainnya: 48 kV, 79 kV, 118 kV.
Adaptasi untuk Indonesia: Untuk gardu kompak, tersedia pilihan konfigurasi ring main atau isolasi gas/padat; pada wilayah pesisir dan berkelembaban tinggi, wajib diverifikasi aspek kondensasi, jarak merayap (creepage distance), ketahanan korosi, serta antarmuka terminal kabel.
Konfirmasi kebutuhan
Verifikasi aplikasi penggunaan, parameter nominal, kuantitas, dan gambar teknis.
Penyesuaian pabrik
Evaluasi kapasitas produksi pemasok, sertifikasi, dan jadwal produksi.
Transaksi pesanan
Konfirmasi ketentuan komersial, kontrak, serta daftar dokumen pendukung.
Pengendalian pengiriman
Pemantauan kemasan, catatan inspeksi (inspection record), dan status logistik.