| Sistem Parameter | Tegangan Terukur | AC 220V/380V(50Hz), AC 400V(50Hz, 3P, 4P) |
| Arus Terukur | 1A, 2A, 3A, 4A, 6A, 10A, 16A, 20A, 25A, 32A, 40A, 50A, 63A |
| Tegangan Isolasi Terukur (Ui) | 500V |
| Tahanan Impuls Terukur (Uimp) | 6kV |
| Frekuensi | 50Hz |
| Kisaran Suhu | -25℃~+70℃ |
| Jumlah Fasa | Empat Kabel Tiga Fasa |
| Kelas Perlindungan Casing | IP20 |
| Cara Koneksi | Koneksi Sekrup |
| Perlindungan Beban Berlebih | Tidak Ada |
| Perlindungan Korsleting | Ada |
| Cara Operasi | Operasi Manual |
| Cara Pemasangan | Pasang pada Rel |
| Berat | 2kg |
| Kelas Perlindungan | IP20 |
| Port Komunikasi | RS485 |
| Indeks Kinerja | Kemampuan Pemutus Arus Jangka Pendek Terukur (Icn) | 1kA, 2.5kA, 4kA, 6kA, 10kA, 20kA, 35kA, 50kA, 65kA |
| Kemampuan Pemutus Arus Jangka Pendek Maksimum Terukur (Icu) | 230/400V: 6kA, 440V: 4kA, 690V: 4kA |
| Kemampuan Pemutus Arus Jangka Pendek Beroperasi Terukur (Ics) | 230/400V: 4.5kA, 440V: 4kA, 690V: 4kA |
| Waktu Aksi Pemutus Beban | ≤5ms |
| Karakteristik Perlindungan Beban Berlebih | Dingin: 1.13In, Panas: 1.45In, Dingin: 2.55In, Panas: 4.5In, Dingin: 7.2In, Panas: 12In |
| Karakteristik Perlindungan Korsleting | Dingin: 1.13In, Panas: 1.45In, Dingin: 2.55In, Panas: 4.5In, Dingin: 7.2In, Panas: 12In |
| Waktu Aksi | ≤1s |
| Umur Listrik | ≥10000 kali |
| Umur Mekanik | ≥10000 kali |
| Hambatan Isolasi | ≥10MΩ |
| Tahanan Tegangan Frekuensi Daya | 2kV/1menit |
| Tahanan Tegangan Impuls | 6kV |
| Kenaikan Suhu | ≤40K |
| Kebisingan | ≤65dB(A) |
| Kompatibilitas Elektromagnetik | Mengikuti standar GB/T 14598.1-2007 |
| Kemampuan Anti Gangguan | Mengikuti standar GB/T 14598.13-2008 |
| Kemampuan Lingkungan | -25℃~+70℃, Kelembaban relatif ≤95% (tanpa embun) |
| Lingkungan Pemasangan | Di dalam ruangan, tanpa getaran dan benturan kuat |
| Lingkungan Penggunaan | Lingkungan dalam ruangan yang kering dan berventilasi baik |
| Lingkungan Penyimpanan | -25℃~+70℃, Kelembaban relatif ≤95% (tanpa embun) |
| Lingkungan Pengiriman | -40℃~+70℃, Kelembaban relatif ≤95% (tanpa embun) |
| Permintaan Kemasan | Mencegah guncangan, kelembapan, dan debu |
| Permintaan Label | Jelas, tahan lama, mudah dikenali |
| Label Kemasan | Kotak kemasan harus memiliki informasi seperti nama produk, model, spesifikasi, jumlah, tanggal produksi, nama pabrik, dan alamatnya |
| Bahan Kemasan | Karton, busa plastik, kantong plastik, dll. |
| Cara Kemasan | Ditumpuk rapi, dikencangkan dengan baik |
| Cara Pengiriman | Kendaraan, kereta api, kapal laut, pesawat terbang, dll. |
| Permintaan Penyimpanan | Simpan di gudang yang kering, berventilasi, dan bebas gas korosif |
| Permintaan Pemeriksaan | Pemeriksaan pabrik, pemeriksaan tipe, pemeriksaan rutin, dll. |
| Proyek Pemeriksaan | Pemeriksaan penampilan, uji fungsi, pengujian kinerja, dll. |
| Cara Pemeriksaan | Pemeriksaan visual, pengukuran instrumen, uji simulasi, dll. |
| Standar Pemeriksaan | Mengikuti standar nasional dan industri yang relevan |
| Rekaman Pemeriksaan | Mencatat hasil pemeriksaan secara rinci, termasuk kondisi lulus dan tidak lulus |
| Laporan Pemeriksaan | Membuat laporan pemeriksaan, menyebutkan hasil dan kesimpulan pemeriksaan |
| Interval Pemeriksaan | Dilakukan secara berkala, interval spesifik ditentukan berdasarkan karakteristik produk dan lingkungan penggunaan |
| Pelaku Pemeriksaan | Insinyur profesional dengan kualifikasi yang sesuai |
| Perangkat Pemeriksaan | Alat ukur presisi dan peralatan khusus |
| Lingkungan Pemeriksaan | Laboratorium atau area pabrik yang memenuhi persyaratan pemeriksaan |
| Penanganan Hasil Pemeriksaan | Menangani produk yang tidak memenuhi syarat melalui perbaikan atau pembuangan untuk memastikan kualitas produk |
| Penyimpanan Rekaman Pemeriksaan | Rekaman pemeriksaan harus disimpan selama-lamanya untuk referensi dan pelacakan |
| Penyimpanan Laporan Pemeriksaan | Laporan pemeriksaan harus disimpan dengan manajemen arsip untuk memudahkan pencarian dan audit |
| Umpan Balik Hasil Pemeriksaan | Mengirimkan hasil pemeriksaan secara tepat waktu kepada departemen dan personel terkait untuk perbaikan dan optimisasi |
| Analisis Hasil Pemeriksaan | Menganalisis hasil pemeriksaan secara statistik, menemukan akar masalah, dan mengambil tindakan perbaikan |
| Aplikasi Hasil Pemeriksaan | Menerapkan hasil pemeriksaan dalam desain produk, produksi, dan manajemen kualitasdi dalam, meningkatkan kualitas dan keandalan produk |
| Penilaian hasil pengujian | Melakukan penilaian objektif terhadap hasil pengujian untuk memastikan keadilan dan ilmiahnya pekerjaan pengujian |
| Pengawasan hasil pengujian | Mengawasi proses dan hasil pengujian untuk memastikan standar dan efektivitas pekerjaan pengujian |
| Sertifikasi hasil pengujian | Menyertifikasi hasil pengujian untuk memastikan kualitas dan keselamatan produk sesuai dengan standar dan persyaratan yang berlaku |
| Pengumuman hasil pengujian | Mengumumkan hasil pengujian di lingkup yang sesuai untuk menerima pengawasan dan evaluasi dari masyarakat |
| Tracing hasil pengujian | Membangun mekanisme tracing hasil pengujian untuk memastikan kualitas dan keselamatan produk dapat dilacak |
| Perbaikan hasil pengujian | Mengusulkan saran perbaikan berdasarkan hasil pengujian untuk terus meningkatkan kualitas produk dan manajemen |
| Pelatihan hasil pengujian | Melatih personel terkait tentang pengetahuan dan keterampilan pengujian untuk meningkatkan tingkat pekerjaan pengujian |
| Perluaran hasil pengujian | Meningkatkan komunikasi dengan rekan sejawat dan pelanggan untuk berbagi pengalaman dan hasil pengujian, bersama-sama meningkatkan kualitas produk |
| Inovasi hasil pengujian | Terus mengeksplorasi metode dan teknologi pengujian baru untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pekerjaan pengujian |
| Kolaborasi hasil pengujian | Bekerja sama dengan lembaga penelitian dan universitas untuk melakukan penelitian dan pengembangan teknologi pengujian, mendorong perkembangan industri |
| Hasil pengujian globalisasi | Ikut serta dalam aktivitas standarisasi internasional untuk mendorong pengembangan teknologi pengujian secara internasional |
| Tanggung jawab sosial hasil pengujian | Melaksanakan tanggung jawab sosial untuk memastikan kualitas dan keselamatan produk, melindungi hak konsumen |
| Lingkungan hasil pengujian | Mementingkan lingkungan, menggunakan bahan dan proses ramah lingkungan untuk mengurangi dampak terhadap lingkungan |
| Pengembangan berkelanjutan hasil pengujian | Mempertahankan prinsip pengembangan berkelanjutan untuk mendorong produksi hijau dan ekonomi sirkular |
| Keuntungan ekonomi hasil pengujian | Meningkatkan keuntungan ekonomi pekerjaan pengujian, mengurangi biaya produksi, meningkatkan kompetitivitas perusahaan |
| Manfaat sosial hasil pengujian | Meningkatkan manfaat sosial pekerjaan pengujian, mempromosikan harmoni dan kemajuan masyarakat |
| Warisan budaya hasil pengujian | Mempromosikan budaya pengujian, mewariskan tradisi baik, dan membentuk tenaga ahli profesional |
| Pembangunan merek hasil pengujian | Meningkatkan pembangunan merek untuk meningkatkan citra perusahaan dan pengaruh pasar |
| Inovasi hasil pengujian | Meningkatkan inovasi, mendorong pengembangan teknologi pengujian |
| Peningkatan kualitas hasil pengujian | Terus meningkatkan kualitas pekerjaan pengujian untuk memastikan produk berkualitas tinggi dan andal |
| Peningkatan efisiensi hasil pengujian | Terus meningkatkan efisiensi pekerjaan pengujian, memperpendek siklus pengujian, meningkatkan efisiensi produksi |
| Pengendalian biaya hasil pengujian | Mengendalikan biaya pengujian secara efektif, mengurangi biaya operasional perusahaan, meningkatkan keuntungan ekonomi |
| Pengelolaan risiko hasil pengujian | Meningkatkan pengelolaan risiko, mencegah dan mengendalikan risiko yang mungkin muncul selama proses pengujian |
| Manajemen kepatuhan hasil pengujian | Memastikan pekerjaan pengujian sesuai dengan peraturan hukum dan standar yang berlaku untuk menghindari risiko hukum |