Fungsi dan Penggunaan
NJR5-ZX adalah penggerak lunak yang terhubung langsung, dengan tegangan sumber daya (tegangan rangkaian utama) masing-masing AC220V, AC380V, AC460V, AC575V, dan AC690V, dengan spesifikasi arus nominal dari 15A hingga 1000A. Memiliki karakteristik adaptabilitas beban yang kuat dan operasi yang stabil dan andal, sehingga digunakan secara luas dalam peralatan penggerak motor di bidang-bidang seperti logam, minyak bumi, kebakaran, pertambangan, pasokan air, kota, makanan, semen, dan kimia. Produk ini merupakan pengganti ideal untuk sistem start bintang- segitiga tradisional dan start reduksi tegangan ototransformer. Penggerak lunak NJR5-ZX adalah penggerak lunak motor induksi tiga fase yang menggabungkan teknologi elektronik daya, teknologi mikroprosesor, dan teori kontrol modern. Dengan mengontrol thyristor tiga fase yang terhubung paralel secara berlawanan antara sumber daya dan motor yang dikendalikan, penggerak lunak ini dapat mencapai fungsi start lunak dan stop lunak motor induksi tiga fase. Produk ini dapat secara efektif mengontrol arus start dan torsi start motor induksi tiga fase (selanjutnya disebut motor), dan dapat digunakan secara luas untuk beban seperti kipas angin, pompa air, kompresor, ball mill, dan mesin penghancur. Produk ini mematuhi standar: GB/T 14048.6, IEC 60947-4-2.
Penjelasan Detail
Parameter:
Modes Start: 7 jenis
Spesifikasi Tegangan: 5 jenis
Catatan Kesalahan: 10 kali
Arus Nominal Maksimum: 1000A
Keunggulan/Fungsi Inti:
01 Fungsi Lengkap
Ada 7 mode start yang dapat dipilih, membuat efek start perangkat lebih baik
Fungsi pembatas arus kedua, memungkinkan start yang andal bahkan pada beban berat
02 Mudah Digunakan
Tidak memerlukan kontaktor sirkuit samping, mengurangi biaya aplikasi
Panel layar cair bahasa Tionghoa/Inggris, memudahkan debugging
03 Menghemat Energi dan Memperpanjang Umur
Fungsi hemat energi pada beban ringan, mengurangi konsumsi energi dan memperpanjang umur
Start dan stop yang lebih halus, memperpanjang umur peralatan
Parameter Detail
| Kategori Parameter | Parameter | Nilai Parameter |
|---|
| 4.1 Tegangan Sumber Daya | 1)NJR5- □ /ZX2: | AC220V (rentang: AC198V~AC264V); |
| 2)NJR5- □ /ZX3: | AC380V (rentang: AC323V~AC437V); |
| 3)NJR5- □ /ZX4: | AC460V (rentang: AC414V~AC504V); |
| 4)NJR5- □ /ZX5: | AC575V (rentang: AC517V~AC633V); |
| 5)NJR5- □ /ZX6: | AC690V (rentang: AC621V~AC759V)。 |
| 4.2 Frekuensi Sumber Daya Utama | | 50Hz±1,5Hz, 60Hz±1,8Hz. |
| 4.3 Motor yang Digunakan | | Motor induksi tiga fase biasa. |
| 4.4 Tingkat Polusi | | Kelas 3. |
| 4.5 Tegangan Isolasi Nominal | 1)NJR5- □ /ZX2 dan NJR5- □ /ZX3: | AC660V; |
| 2)NJR5- □ /ZX4, NJR5- □ /ZX5, NJR5- □ /ZX6: | AC1000V. |
| 4.6 Tegangan Impuls Tahan | | 8kV. |
| 4.7 Cara Pendinginan | | Pendinginan udara paksa. |
| 4.8 Frekuensi Start | | Frekuensi start per jam dapat diatur, disarankan tidak melebihi 10 kali per jam, semakin berat beban, semakin sedikit frekuensi start. |
| 4.9 Faktor Waktu Start Lunak | | (2~60)s. |
| 4.10 Faktor Waktu Stop Lunak | | (2~60)s. |
| 4.11 Mode Start | | Mode arus biasa, mode arus meningkat, mode tegangan biasa, mode tegangan meningkat, mode torsi linear, mode torsi kuadrat, dan mode frekuensi, total 7 jenis. |
| 4.12 Mode Berhenti | | Stop bebas, stop pengereman, dan stop ramp tegangan lunak, total 3 jenis. |
| 4.13 Tegangan Awal | | (30~70)%Ue, dimana Ue adalah tegangan sumber daya. |
| 4.14 Waktu Lonjakan | | (0,0~2,0)s. |
| 4.15 Tegangan Lonjakan | | (50~100)%Ue, dimana Ue adalah tegangan sumber daya. |
| 4.16 Faktor Batas Arus | | (50~500)%le, dimana le adalah arus nominal motor. |
| 4.17 Tingkat Batas Torsi | | (50,0~300,0)%Te, dimana Te adalah torsi nominal motor. |
| Kategori Parameter | Parameter | Nilai Parameter |
| 5.1 Aspek Kinerja | ● 7 Mode Start: | Yaitu mode arus biasa, mode arus meningkat, mode tegangan biasa, mode tegangan meningkat, mode torsi linear, mode torsi kuadrat, dan mode frekuensi, sesuai dengan karakteristik beban memilih mode start dan parameter start yang berbeda, dapat memaksimalkan efek start motor. |
| ● Start Lonjakan yang Stabil: | Dari proses lonjakan ke mode start normal, arus terhubung tanpa gangguan, tidak ada perubahan mendadak, memperpanjang umur peralatan transmisi. |
| ● Memiliki Mode Kontrol Torsi: | Mengontrol torsi elektromagnetik keluaran penggerak lunak secara real time, sehingga kecepatan motor meningkat lebih pelan selama proses start lunak. |
| ● Memiliki Fungsi Hemat Energi: | Ketika mode hemat energi dipilih, ketika deteksi motor beroperasi dalam kondisi beban ringan, tegangan keluaran penggerak lunak dikurangi secara tepat, fluks motor menurun, arus magnetisasi turun. |